Aero Statistik

September 9, 2005

Bias dalam Statistik

Bias adalah penggambaran yang salah atas hal sesungguhnya. Dalam statistik bias sangat sering terjadi. Bias ini dapat muncul karena 3 hal :

  • salah dalam pengambilan data (salah pilih sampel, salah pertanyaan kuesioner, salah cara bertanya, salah menafsirkan jawaban, salah mengamati, salah waktu pengamatan, dll)
  • salah dalam pemilihan metode statistik (data berdistribusi tidak normal namun menggunakan parametrik biasa tanpa konversi data, data ordinal diproses seperti data rasio, dll)
  • salah dalam menafsirkan (memperluas batas-batas sampel, memperpanjang rentang keberlakuan data, generalisasi sampel ke populasi yang heterogen, dll)
kesalahan umum

Kita bisa lebih kritis menanggapi berita statistik dengan mempertanyakan :

  • Apa tujuannya?
  • Siapa yang melakukan?
  • Siapa sampelnya?
  • Siapa membiayai?
  • Bagaimana mengambil sampelnya?
  • Bagaimana mengambil datanya?
  • Bagaimana batas keberlakuan kesimpulannya?


Collaborative Learning

Berikut ini adalah beberapa contoh bias yang sering ditemukan baik pada iklan, maupun berita. Contoh-contoh ini dikoleksi oleh mahasiswa peserta kuliah Statistik Variabel Jamak. Silahkan dikaji dimana letak kemungkinan kesalahan data-data ini.

1. Lebih banyak laki-laki yang menyikat gigi dengan arah atas bawah dibanding dengan arah menyamping.
2. Sebanyak 68% suami lebih suka memiliki istri yang pandai memasak dibandingkan yang pandai berdandan.
3. Tujuh dari sepuluh wanita Indonesia memakai Kotex.
4. Kemampuan akademik mahasiswa ITB semakin menurun setelah adanya jalur USM (Ujian Seleksi masuk khusus ITB)
5. Produk pelumas Pertamina menguasai lebih dari 50% pangsa pasar penjualan pelumas nasional.
6. Sebagian besar TKI pernah mengalami penganiayaan dari majikannya.
7. Remaja di jakarta mengalami frustasi karena kurang mendapat perhatian dari orang tua.
8. Indonesia menempati peringkat ke tiga negara terkorup di dunia.
9. Pegawai jakarta sebagian besar tinggal di luar Jakarta.
10. Sebanyak 90% lebih mahasiswa Jogja tidak perawan.

Oleh : Yafis

1. Pertumbuhan laju penduduk pada tahun 2006 akan lebih dari 30%.
2. Jumlah pengguna narkoba lebih banyak berasal dari kalangan kurang mampu.
3. Setelah memakai shampo Neril kerontokan akan berkurang 18%.
4. Coca Cola merupakan minuman terbaik di dunia.
5. Sebanyak 70% pria memilih wanita yang berkarir daripada wanita yang tidak berkarir.
6. Kemampuan intelejensi dari seluruh mahasiswa ITB lebih baik dari semua mahasiswa perguruan tinggi lainnya di Indonesia.
7. Sebanyak 60% mahasiswa jakarta yang tinggal di Bandung akan pulang ke Jakarta pada tiap minggunya.
8. Mahasiswa ITB memiliki kemampuan akademis yang baik dan selalu mendapatkan pekerjaan bila telah lulus nantinya.

Oleh : Gunawan

1. Lima dari sepuluh mahasiswa ITB menggunakan kartu Simpati
2. Sebanyak 70% anak muda pendengar radio di bandung mendengarkan Ardan FM
3. Sebanyak 4.144.366 orang Katolik di seluruh AS menjadi Protestan dalam satu dekade.
4. Oklahoma bersuhu rata-rata 15,6 derajat Celcius selama 60 tahun terakhir.
5. Hampir tiap akhir minggu banyak ditemukan k*nd*m bekas di sekitar kos mahasiswa putri J*t*n*ng*r
6. Sebanyak 70% rakyat Indonesia menghendaki reshuffle kabinet
7. Harapan hidup manusia dewasa di AS adalah 68,2 tahun

Oleh : Alfa

1. Dari hasil polling pemilu tahun 2004 dinyatakan bahwa Hidayat Nur Wahid yang akan terpilih menjadi Presiden RI
2. Dari hasil survey di Jogja, 97% mahasiswinya tidak perawan.
3. Dua dari tiga pria berselingkuh.
4. Sebanyak 80% mahasiswa yang kuliah di bandung berasal dari luar kota.
5. Lima dari sepuluh mahasiswa ITB memakai handphone bermerek Nokia.
6. Hampir 90% ilmu yang didapat di kuliah tidak dipakai di dunia kerja.

Oleh : Rudi

1. rata-rata mahasiswa di bandung memiliki handphone.
2. Lebih dari 50% mahasiswa di Bandung membawa kendaraan.
3. Hampir semua dosen ITB memiliki mobil.
4. Hampir 100% mahasiswa ITB dapat mengoperasikan Windows operating system.
5. rata-rata mahasiswa ITB lulus dalam kurun waktu 4,5 tahun.
6. Dua dari tiga wanita karir di jakarta suka kehidupan malam.
7. Orang yang berlangganan majalah Tempo lebih banyak daripada majalah Popular.
8. Ibu-ibu rumah tangga lebih memilih memakai Rinso daripada Surf.

Oleh : Roni

1. Polling menunjukkan partai Keadilan akan memenangkan pemilu legislatif tahun 2004.
2. Shampo Clear Herbal akan mengurangi ketombe dan rambut rontok sebanyak 93% dalam 5 hari.
3. Alumni yale angkatan 1924 rata-rata berpenghasilan 25.111 dolar setahun.
4. Orang Amerika menggosok gigi 1,02 kali sehari.
5. Pemeras sari buah ini memeras lebih banyak 26%.
6. Peluang selamat dari kecelakaan mobil empat kali lebih besar bila kecelakaan terjadi pukul tujuh pagi daripada tujuh malam.
7. Kecelakaan pesawat terbang tahun lalu lebih banyak memakan korban daripada peristiwa kecelakaan 60 tahun lalu. Dengan demikian pesawat terbang modern lebih berbahaya.

Oleh : Satria

Ah masa?
Di manakah kesalahannya?

Comments »

The URI to TrackBack this entry is: http://aerostat.blogsome.com/2005/09/09/bias-dalam-statistik/trackback/

No comments yet.

RSS feed for comments on this post.

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <code> <em> <i> <strike> <strong>


Get free blog up and running in minutes with Blogsome | Theme designs available here